Pondok Pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama namun juga melatih santri mandiri, ini bisa terlihat dari santri yang ditugasi pengasuh untuk bertani, beternak dan lain sebagainya. Hal ini secara tidak langsung mengajari santri bagaimana berwirausaha yang kelak nantinya pasca di pesantren bisa diimplementasikan di rumahnya masing-masing.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah terus berupaya bagaimana membangun kemandirian di pesantren salah satunya dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Koperasi Pondok Pesantren Sebagai Pendidikan Sosial dan Ekonomi Santri bekerjasama dengan Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Selasa-Rabu, 5-6 Mei 2026 Bertempat di Kantor Pengurus Cabang Nahdlotul Ulama Kabupaten Magelang.Hadir dalam acara Pembukaan Kepala Bidang Bina Usaha Koperasi Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Magelang sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Syubanul Wathon bersama jajarannya, Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, serta perwakilan pondok di Kabupaten Magelang. KH. Izzudin, LC, M.Si ketua PCNU Kabupaten Magelang dalam sambutannya menyambut baik acara ini untuk membangun kemandirian ekonomi di pesantren. Beliau menerangkan sejak dulu para santri sudah dididik jiwa kemandiriannya maka dalam kesempatan ini agar bisa dimanfaatkan untuk menambah ilmu dan pengalamannya. Senada dengan beliau dalam sambutan arahannya Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah yang disampaikan Ibu Desi Arijani selaku Kabid Binuskop menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari program pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui program santri obah.Adanya program santri obah adalah untuk mendorong santri dalam bidang kemandiriaan ekonomi, bekal ketrampilan yang didapat dalam bintek kali ini agar bisa dikembangkan di pesantren dan juga dimasyarakat luas.
#dikkopukm#pondokpesantren#santriobah
Berita
Bekali Santri agar Bisa Mandiri dalam Bidang Ekonomi
05 May 2026
Layanan Masyarakat
Super Admin