49 orang utusan dari berbagai pondok pesantren di Jawa Tengah mengikuti kegiatan Bimtek Pengembangan Kemasan Produk Pondok Pesantren di Hotel Pollos Rembang.
Kegiatan Bimtek dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maemun.
Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah Ema Rachmawati menyampaikan strategi pemasaran melalui online merupakan pilihan yang paling tepat ditengah kondisi yang serba ada pembatasan ini. oleh karenanya produk yang dijual harus didukung dengan kualitas produk sesuai selera pasar. jaminan keamanan pangan yang memadai serta kemasan yang menarik dan modern. Tidak dapat dipungkiri kemasan memberikan daya tarik suatu produk. menumbuhkan rasa percaya dari konsumen. memperluas segmen pasar yang pada akhirnya akan memberikan peningkatkan nilai jual yang lebih tinggi. namun hal ini sering tidak disadari oleh pelaku UMKM termasuk Pondok Pesantren. UMKM selalu puas berada di zona nyaman dengan pasar standar mereka. kualitas kemasan seadanya dengan prinsip yang penting produk laku. pola pikir ini harus dirubah. Dengan demikian “produk UMKM setara dengan produk pabrikan bukan sekedar harapan namun benar-benar dapat terwujud.
Senada dengan ema. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengatakan Produk Pondok Pesantren kemasannya harus bagus dan di cantumkan legalitas Produknya seperti PIRT. Sertifikat Halal. tanggal kadaluarsa dsb. sehingga bisa masuk ke pasar-pasar modern.
Selain itu kemasan harus dicantumkan no kontak pemiliknya agar pembeli bisa dengan mudah mencari produknya dan ketemu ownernya.
Kegiatan bintek dilaksanakan selama 4 hari mulai tanggal 22 sampai dengan 25 September 2021.