Denpasar - Hari kedua kegiatan Business Matching dan UMKM Expo di Bali. Minggu (21/7) diisi dengan kegiatan dialog yang mengambil tema strategi membangun UKM Unggul dalam pasar internasional dengan menghadirkan narasumber Kepala Dinas Koperasi UKM Prov Jateng. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Prov Bali. UKM Surya Java Furnindo Semarang dan Owner Krisna oleh-oleh Bali.
Yang menarik dalam dialog adalah kisah perjalanan hidup ajik krisna sapaan owner Krisna oleh-oleh yang bisa dijadikan motivasi bagi para pelaku UKM.
Diawali dari kekecewaan ajik tidak bisa meneruskan sekolah ke jenjang SMA karena ketidakmampuan orangtuanya membiayai sekolah. Rasa kecewa ini ia lampiaskan dengan kabur dari Buleleng kota kelahirannya menuju Denpasar. dia terdampar di sebuah pos satpam di depan salah satu hotel. istirahat dan bermalam disitu sambil membersihkan rumput hingga menjadi tukang cuci mobil para tamu hotel.
Kisah suksesnya dimulai ketika dia bekerja di pabrik koveksi milik salah satu saudaranya. dia mengadopsi prinsip hidup sang paman pemilik pabrik konveksi yakni rendah hati. takut karma dan selalu berbagi. Setelah cukup ilmu dan pengalaman ajik keluar dari pabrik konveksi. bersama istri ia memulai usaha dengan menyewa sebuah kios kecil. jatuh bangun dalam usahanya ia lalui. dengan tekad dan mental yang kuat. kreatifitas serta inovasi yang ia miliki kini toko krisna telah mempunyai cabang sebanyak 41 toko yang tersebar di kota Bali dan beberapa kota termasuk salah satunya Jogyakarta dengan jumlah karyawan mencapai ribuan.
Jiwa sosial dan selalu berderma kepada siapapun mungkin ini yang menjadi kunci sukses ajik mengembangkan usahanya.
Ia ingin selalu membagi berkah yang telah dititipkan Tuhan kepadanya. menebarkan keseimbangan hidup dengan kebaikan yang tulus sebagai wujud syukur kepada Sang Pencipta yang telah menggariskan perjalanan hidupnya dengan mengubah amarah dan kecewa menjadi limpahan berkah.