Kab. Wonogiri (13/1) Efek dari pandemic covid – 19 . banyak sektor ekonomi domestik yang terpengaruhi. Dampak pandemi paling terasa terjadi pada sektor usaha mikro. kecil. dan menengah (UMKM) termasuk Koperasi.
Tidak sedikit koperasi yang mengalami pelambatan volume usaha baik di sektor usaha simpan pinjam maupun sektor riil yang pada akhirnya berpengaruh negatif terhadap laba bersih koperasi.
Salah satunya Koperasi Wredatama Kumbul Kecamatan Ngadirojo sebagai salah satu koperasi aktif di kabupaten Wonogiri juga merasakan dampak dari kondisi ini.
Walaupun di akhir tahun 2020 permodalan koperasi mengalami peningkatan. namun SHU bersih terjadi penurunan. Pengetatan pemberian pinjaman pada anggota membuat turunnya pinjaman yang diberikan pada anggota ( piutang) dan meningkatnya idle money (red- uang yang disimpan belum digunakan).
Dalam upaya memenuhi ketentuan undang-undang perkoperasian tentang rapat anggota. pengurus berupaya tetap melaksanakan RAT seperti tahun-tahun sebelumnya walaupun dalam situasi seperti ini.
Untuk mensiasati agar RAT tetap berlangsung namun tetap memenuhi protokol kesehatan. maka pengurus memilih pelaksanaan RAT tutup buku tahun 2020 dilaksanakan dengan cara tertulis. Yang berbeda dari RAT sebelumnya adalah selain disampaikan undangan RAT.
Bersamaan dengan itu anggota juga diberikan lembar quisioner yang memuat apakah anggota menerima atau menolak laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas. RAPB serta usul. saran dan pendapat anggota tentang kondisi koperasi.
Jumlah anggota sebanyak 156 orang dibagi menjadi beberapa kelompok waktu pada saat pelaksanaan RAT nanti sehingga tidak terjadi kerumunan anggota. Pelaksanaan RAT bertempat di kantor PWRI Ranting Ngadirojo pada tanggal 13 Februari 2021.
PWRI Ranting Ngadirojo. salah satu koperasi dampingan dari PPKL Kab. Wonogiri. Bisa melihat kalau koperasi tetap berjuang memenuhi kebutuhan anggotanya serta memenuhi tanggung jawabnya sebagai koperasi yang sehat.