Loading...
Diskop Jateng

Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah
Provinsi Jawa Tengah

Berita

KSPPS KOPENA BERKEMBANG BERSAMA UMAT

04 Mar 2023 Layanan Masyarakat Super Admin

Pada kesempatan RAT ke-29 Tahun Buku 2022 bertempat di H.A. Djunaid Convention Center Kota Pekalongan ikrar untuk "Berkembang Bersama Umat" kembali digaungkan oleh Pengurus dan Anggota KSPPS KOPENA. Tidak dipungkiri dengan jumlah anggota yang mencapai 16.363 orang tersebar di Kota dan Kab Pekalongan. Pemalang. Batang telah mampu memberikan warna layanan keuangan berbasis Anggota dengan baik.

Wakil Walikota Pekalongan Bp. H. Salahudin. S.TP
memberikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dalam pemberdayaan ekonomi di Pekalongan Raya sejak berdiri tahun 1993. Tantangan saat ini harus disikapi dengan professionalitas pengelolaan yang lebih baik.

KSPPS KOPENA dengan basis GP Ansor dan NU di Wilayah Pekalongan Raya. tentunya memberikan nilai lebih untuk dapat berperan mensejahterakan anggotanya kaum Nahdiyyin dan masyarakat pada umumnya.

Sementara itu. ketua KSPPS KOPENA Bp. KH. Romadhon Abdul Djalil. S.Ag memberikan laporan kinerja selama tahun 2022 dengan aset meningkat 8.47% menjadi Rp.372.36 M; pembiayaan mencapai Rp.120.2M; kewajiban lancar Rp.238.51M; Kewajiban Jangka Panjang Rp.128.09M; serta SHU Rp.304.017 M. Dan terus mengharapkan dukungan dari Anggota dan Pihak terkait lainnya sehingga sinergitas terus terjalin dengan lebih baik.

Dwi Silo Raharjo. mewakili Dinas Koperasi UKM Prov Jateng mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan RAT tidak hanya sekedar formalitas dan rutinitas. melainkan jauh dr itu adalah bagaimana mewujudkan demokratisasi segala keputusan strategis dalam forum RAT. Pengembangan digitalisasi KSPPS KOPENA melalui m-Kopena dan Kopena-go. harus dimaknai sebagai transformasi digital yang menyeluruh dan tidak sekedar menempelkan pada hardware pada verdor lainnya saja.

Praktisi Koperasi Nasional Bp. Andi Arslan Djunaid yang ikut hadir memberikan pendidikan Koperasi. mengingatkan bersama bahwa Koperasi dapat koleps karena 2 sumber yaitu intern karena adanya fraud pengurus/karyawan dan NPL yang tinggi; sedang kan dr ekstern adalah kekuatan dari para pesaing dan keberpihakan regulasi dari pemerintah. Untuk itu pelaku Koperasi harus bersatu bersinergi berkolaborasi sehingga Koperasi dapat tubuh besar dan sehat.

#KoperasiBisa