Senin (22/3) Perkembangan jaman sekarang ini seakan semakin susah dikejar. banyak kelompok – kelompok masyarakat yang tidak mampu mengikuti perkembangannya akan tergerus dan habis.
Begitu juga dengan koperasi. bila terus berpegang pada sistem lama. Koperasi akan menjadi lembaga yang semakin hari semakin tidak diminati. Tersisihkan pada sisi. paling gelap dalam perkembangan tehnologi saat ini.
Sehingga koperasi harus mampu berkembang. harus mau melampaui batas “gaya lama”. Seperti pemuda dari desa Blingoh. anak muda yang masih bertenaga penuh. Menginginkan koperasi yang memiliki “gaya baru”.
Rouf datang ke Dinas Koperasi Kabupaten Jepara. Bertemu Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) kab. Jepara dikantor Dinas Koperasi dan UKM kab. Jepara. Ketika bertemu mengutarakan keinginannya untuk mendirikan koperasi milenial.
Awal mendengarnya memang merasa aneh. baru kali ini ada ide semacam itu. Kami berbincang tentang bisnis digital yang sudah berkembang sekarang ini. Akan sangat bagus jika ada koperasi yang mempunyai aplikasi tersebut dan digunakan anggota koperasi diberbagai daerah.
Ms Rouf seorang pemuda desa yang mempunyai impian untuk mengembangkan usaha berbasis platform digital. Dia berkaca pada Koperasi Konsumen Wahyu Global Cakrawala Kab.Kebumen.
Koperasi yang berhasil mengembangkan bisnis digital. Nah untuk koperasinya. nanti koperasi akan diberi nama ALTRUIS DAYA INDONESIA dengan Bidang usaha : startup co-op (Pengembangan Usaha Berbasis Platform Digital)
Kami pun menjelaskan tentang tata cara pendirian koperasi. prinsip koperasi dan struktur organisasi koperasi. Dan kelihatannya Ms Rouf ini sudah siap dengan bsinisnya. Anggota sudah ada. kantor koperasi sudah ada. bisnis sudah jalan. tinggal melegalkan usahanya dibawah naungan koperasi.
Semoga terlaksananya berdirinya koperasi pertama di Kabupaten Jepara yang bergerak dibidang digital.
Penulis : Dewi PPKL kab. Jepara
Penyunting : Ayun