SALATIGA, 24 Februari 2026 – Kegiatan pendampingan intensif dilakukan KKMP Kauman Kidul oleh tenaga Paruh Waktu Provinsi Jawa Tengah Arista Ayu Nanda pada Selasa (24/02). Fokus pendampingan kali ini adalah pendataan dan monitoring usaha dari program bantuan sistem budidaya Bioflok senilai Rp650.000.000 yang bersumber dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI).
Program strategis dengan budidaya komoditi Ikan Lele dengan sistem bioflok ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal serta meningkatkan kemandirian ekonomi anggota KKMP Kauman Kidul melalui teknologi budidaya modern yang efisien.
Anggaran sebesar Rp650 juta tersebut telah dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur yang komprehensif, meliputi: 24 Unit Kolam Bioflok: Menggunakan konstruksi modern yang hemat lahan. Sistem Aerator: Setiap kolam telah dilengkapi dengan perangkat aerator guna menjaga suplai oksigen tetap optimal bagi pertumbuhan ikan. Kapasitas Bibit: Sebanyak 2.500 bibit lele telah ditebar di setiap kolam, sehingga total populasi ikan mencapai puluhan ribu ekor dalam satu kawasan.
Penaburan bibit telah dilakukan secara serentak pada akhir Januari 2026. Berdasarkan siklus pertumbuhan, ikan lele di KKMP Kauman Kidul diprediksi siap memasuki masa panen pada April atau Mei mendatang.
Pihak pengelola menargetkan total hasil panen mencapai 4 hingga 5 ton. Menariknya, strategi distribusi yang direncanakan sangat berorientasi pada efisiensi biaya logistik. Hasil panen nantinya akan diprioritaskan untuk menyuplai program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah sekitar Kota Salatiga dan Boyolali.
"Pemilihan lokasi distribusi di area sekitar (Salatiga-Boyolali) bertujuan untuk memangkas biaya pengiriman (delivery budget). Dengan jarak yang dekat, kesegaran produk tetap terjaga dan harga tetap kompetitif di pasaran," ungkap perwakilan pendamping dalam kunjungan tersebut.
Nantinya juga apabila penyaluran dilakukan ke MBG lele harus dalam bentuk Filet sehingga akan membuka lapangan pekerjaan baru di sekitaran Kauman Kidul, sehingga dapat menarik masyarakat Kauman Kidul untuk bergabung ke KKMP Kauman Kidul.
Selain itu, diharapkan program ini mendapatkan perhatian yang baik dari pemerintah sehingga bisa terfollow up dengan baik serta berkelanjutan. Program ini menjadi pemacu semangat pengurus untuk terus bergerak aktif dalam meningkatkan KKMP Kauman Kidul. Selain usaha sembako, Gas, dan laku pandai yang sudah berjalan yang manfaatnya dirasakan secara langsung oleh anggota KKMP.
Berita
Targetkan Panen 5 Ton Lele untuk Pasokan MBG
25 Feb 2026
Layanan Masyarakat
Super Admin