Banyumas (17/06) Dalam UMKM di bidang pangan. peningkatan perhatian tentang keamanan pangan menjadi sangat penting. karena hal tersebut telah menjadi tuntutan konsumen. sekaligus untuk meningkatkan daya saing suatu produk pangan yang dihasilkan. HACCP yang merupakan dasar keamanan pangan menjadi upaya yang harus dilakukan para pelaku UMKM untuk menyelaraskan hal tersebut. Jumlah UMKM yang cukup banyak. dengan level kemampuan pemenuhan persyaratan keamanan pangan yang sangat fluktuatif menjadi tantangan tersendiri untuk pengembangan UMKM berbasis HACCP. Hal ini memerlukan manajemen komitmen dari para pelaku UMKM diantaranya dengan deskripsi produk yang jelas. monitoring. tindakan koreksi yang tepat hingga dokumentasi yang terperinci.
Seperti Lidya Kasiyah pemilik UKM Everything Banana dari Kemranjen berkonsultasi mengenai sertifikasi GMP atau HACCP untuk produk keripik pisangnya. mengingat untuk disiapkannya pasar ekspor. Pendampingan PLUT Jateng nantinya akan dilakukan secara berkelanjutan yang dimulai dari identifikasi permasalahan dan kebutuhan UMKM.
HACCP merupakan sistem manajemen keamanan dasar yang banyak diterapkan di seluruh dunia. UKM dibidang makanan bertangggung jawab untuk menerapkan HACCP antara lain: Makanan harus diproduksi dengan cara yang higienis. sumber bahan baku yang masuk harus diperhatikan dan pendekatan berbasis risiko untuk mencapai keamanan pangan.
#banggabuatanindonesia
#ukmnaikkelas
#koperasihebat