Surakarta - Hasil data sensus tahun 2019 menunjukkan baru 5.8% atau sekitar 7 juta UMKM seluruh Indonesia yang melaksanakan digitalisasi usaha. Tentu angka ini masih jauh dari kata cukup untuk menuju UMKM naik kelas di era serba digital seperti sekarang ini.
Berdasarkan keprihatinan tersebut. Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Bintek Transformasi Usaha UMKM Terdampak Covid - 19 di Hotel Indah Palace Surakarta pada 1 - 4 November 2021. Melalui kegiatan Bintek ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan UMKM dalam hal mengubah metode penjualan yang masih berbasis offline berganti menjadi serba digital/online agar mudah beradaptasi dengan era pandemi dan modernisasi.
Bu Ema selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah dalam sambutannya menyampaikan kepada peserta untuk menangkap peluang yang terbuka lebar di era digital ini. Para peserta diharapkan selalu mengupgrade kemampuan digitalnya agar bisa bersaing dan beradaptasi dengan era transformasi usaha saat ini.
Tak hanya itu. bu Ema juga mengingatkan kepada para peserta bahwa yang ditransformasi bukan hanya metode pemasarannya saja tetapi juga perilaku UMKM yang harus siap siaga dalam menghadapi era serba digital ini. Pelaku UMKM diharapkan tidak lupa selalu mengecek semua kanal promosi dan penjualan yang dimilikinya seperti media sosial. aplikasi chatting. marketplace serta email agar tidak ketinggalan jika ada pesanan/pembelian masuk. Hal ini karena masih banyak dijumpai pelaku UMKM yang terlalu sibuk produksi dan jualan sehingga sering lupa mengecek gadget mereka dan terjadilah pesanan/pembelian yang terlewat dan batal diproses.
Yuk para pelaku UMKM mari kita Transformasikan Usaha dan Perilaku Menjalankan Usahanya agar bisa Naik Kelas. Semangat pasti bisa!
#UMKMGoDigital
#UMKMNaikKelas