Kab. Tegal (4/2) Pendemi covid – 19 memang wabah yang menghentikan hampir semua aspek ekonomi dunia. beberapa usaha bangkrut. pasar sepi. dan susah buat orang untuk memulia usaha. Seperti tanaman yang menunggu hujan untuk memunculkan tunas kecilnya namun hujan itu tidak kunjung turun.
Begitu juga dengan koperasi banyak sekali aspek yang terdampak dari pandemi ini. mulai dari setoran pinjaman sampai dengan banyak anggota koperasi yang memutuskan untuk keluar dari koperasi supaya bisa mengambil simpanan pokok dan simpanan wajibnya.
Semua seakan sulit untuk berkembang. namun berbeda dengan koperasi di Kabupaten Tegal. Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) kab. Tegal mendampingi pembentukan Koperasi Bhakti Praja Mandiri (KOBHAMA).
Koperasi Bhakti Praja Mandiri (KOBHAMA) berlatar belakang sebagai Yayasan pendidikan Bhakti Praja yang beralamat di Jl. Jendral A. Yani No. 54 Kel. Procot Slawi. Yayasan Bhakti Praja di Kabupaten Tegal memiliki 12 Sekolah. dengan komposisi 580 guru dan 7000 an siswa didik. Koperasi Bhakti Praja Mandiri sudah pra koperasi sejak Nov 2019.
Pada tahun ini pengurus & anggota memantapkan langkah untuk membuat legalitas koperasi. Saat ini sudah tercatat sebanyak 199 orang yang terdaftar sebagai anggota.
Hasil rapat pembentukan. menyetujui nama Koperasi dengan nama "KK Bhakti Praja Mandiri (Kobhama)". Jenis Koperasi Adalah Koperasi Konsumen (yang rencananya ada 2 unit usaha yaitu pertokoan dan Unit Simpan Pinjam).
Seperti tunas hijau di tengah pandemi Koperasi Bhakti Praja Mandiri tumbuh dan hidup. Disinilah peran dari PPKL kab. Tegal untuk terus menyirami supaya bisa tumbuh subur dan hijau sebagai koperasi yang sehat dan terus menjalankan prinsip – prinsip koperasi.