Meskipun berstatus koperasi primer provinsi. nama KSP Lohjinawi Manunggal mungkin hanya familiar bagi para Dosen dan Karyawan Universitas Stikubank. Wajar saja karena lokasinya sendiri memang nyempil di dalam Gedung Universitas Stikubank. Ditambah lagi. meskipun sebenarnya dapat menghimpun anggota dari masyarakat umum. namun kesepakatan Rapat Anggota memutuskan untuk hanya melayani anggota dari lingkungan kampus.
Pada periode awal berdiri tahun 2009. KSP Lohjinawi Manunggal sebenarnya sempat “membuka diri” dengan menyalurkan pinjaman pada Masyarakat. khususnya pedagang. yang memiliki usaha di sekitar kampus. Namun. seiring berjalannya waktu ternyata banyak pinjaman yang macet sehingga Pengurus memutuskan untuk menghentikan penyaluran pada “anggota luar” dan hanya berfokus pada anggota internal Universitas Stikubank yang terdiri dari Dosen. Pegawai Tetap dan Pegawai Kontrak. Melalui kebijakan ini. meskipun jumlah anggotanya relatif kecil yaitu 209 orang. namun pengembalian penyaluran pinjaman menjadi lebih lancar dan minim risiko karena Pengurus menggunakan sistem potong gaji.
Kendati demikian. ditemui saat kunjungan pemeriksaan Kesehatan koperasi pada 31 Januari 2024. Pengurus menyampaikan bahwa KSP Lohjinawi Manunggal berniat untuk comeback dengan menghimpun dan melayani anggota dari Masyarakat umum. Kebijakan ini kembali diperhitungkan mengingat dana idle koperasi yang cukup tinggi. sementara anggota peminjam jumlahnya terbatas. Sehubungan dengan hal ini. Pengurus menargetkan untuk memperoleh predikat Sehat dalam pemeriksaan Kesehatan tahun ini sebagai syarat pengajuan ijin pembukaan kantor cabang. Sebagaimana diatur dalam Permenkop 8 Tahun 2023 tentang Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi. bahwa salah satu syarat pengajuan ijin jaringan pelayanan kantor cabang yang wajib dipenuhi oleh koperasi yaitu hasil Tingkat Pemeriksaan Kesehatan yang dinyatakan Sehat pada 1 (satu) tahun terakhir.
Hmm. apakah KSP Lohjinawi Manunggal dapat mencapai targetnya tahun ini? Mari kita doakan yang terbaik.