BANYUMAS (1/7)- Kekayaan sumberdaya alam yg ada memiliki banyak potensi untuk pengembangan dan peningkatan nilai ekonomi. Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah melalui Balai Pelatihan Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah bersinergi dengan Dinas Tenaga Kerja. Koperasi dan UKM kabupaten Banyumas dan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan Usaha Produktif Kerajinan Bambu dan Olahan Pisang selama 5 hari dimulai tanggal 1-5 juli 2024. masing-masing terdiri 25 peserta dari Desa Kalikesur dan Desa Dawuhan Kulon. Kecamatan Kedungbanteng dimana terdaftar dalam DTKS/DT. Kegiatan ini diselenggarakan guna mendukung program Prioritas Pemerintah dan Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
Pelatihan Kerajinan Bambu dibuka secara langsung oleh Yusa Bramidha. S.STP. MM. Selaku Ketua Kelompok Kerja Balai Pelatihan Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah didampingi Louis Krismanto. ST selaku Pengembang Kewirausahaan Dinas Tenaga Kerja. Koperasi UKM Kab. Banyumas dan Darmini. S.Kep. Ners. MM selaku Kepala Bagian Umum RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Provinsi Jawa Tengah. Dalam sambutannya Yusa menyampaikan diperlukannya sinergitas antar lintas sektoral untuk mendukung dalam pertumbuhan ekonomi. Melalui pelatihan dengan memanfaatkan potensi bambu. harapannya desa kalikesur dapat menciptakan berbagai macam produk dari bambu yang memiliki nilai jual.
Tak kalah menariknya. Pelatihan Olahan Pisang di Desa Dawuhan Kulon turut berinovasi mengolah potensi buah pisang menjadi aneka makanan berbahan baku pisang. Pelatihan yang dibuka oleh Drs. Wahyu Dewanto. M.Si selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja. Koperasi UKM Kab. Banyumas berharap peserta tetap terus belajar dan membentuk KUB nantinya dapat disupport oleh pemangku kebijakan dalam hal pengembangan usaha.
"Kita harus memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk peningkatan taraf ekonomi masyarakat" Ujar Wahyu Dewanto.